• Home
  • Berita
  • Terpadat se Indonesia, Lapas Bagansiapiapi Direlokasi Di Ujung Tanjung Di Lahan 14,2 Hektar

Terpadat se Indonesia, Lapas Bagansiapiapi Direlokasi Di Ujung Tanjung Di Lahan 14,2 Hektar

Selasa, 22 September 2020 00:08
BAGIKAN:
Istimewa
Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Ibnu Chuldun bersama Bupati Rohil H Suyatno saat tiba di Lapas Kelas II A Bagansiapiapi, Senin (21/9).

Bagansiapiapi - Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Ibnu Chuldun melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hilir dalam rangka menerima hibah lahan seluas 14,2 hektar dari Pemerintah Daerah Rokan Hilir. 

Lahan tersebut digunakan untuk memindahkan relokasi Lapas Kelas II A Bagansiapiapi yang menjadi lapas terpadat di Indonesia dengan jumlah napi lebih kurang 800 orang padahal kapasitas hanya 90 orang. 

Ibnu Chuldun menyampaikan rasa bangga kepada Bupati karena tidak berhenti memberikan dukungan dan membantu dalam proses pemasyarakatan khususnya di Kabupaten Rokan Hilir.

"Lebih kurang 2-3 kali Bupati menyiapkan lahan untuk memindahkan relokasi Lapas Bagansiapiapi ini yang begitu sempit dan sesak," sebutnya, Senin (21/9).

Alhamdulillah, lanjut dia, Pemda Rohil menghibahkan lahan dan ini sangat luar biasa kami sangat bersyukur sekali terhadap perhatian yang diberikan kepada jajaran pemasyarakatan khususnya kepada warga Rohil. 

"Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat sebaik-baiknya dan seluas-luasnya untuk pembinaan narapidana baik itu keterampilan, keagamaan dan pribadinya. Terimakasih Bupati," ujar Ibnu kepada wartawan. 

Untuk pembangunan lapas, sambungnya, diusulkan pada tahun 2020 ini kalaupun tidak pada tahun 2021 mendatang.

Sementara Bupati Rohil H Suyatno menyampaikan bahwa Pemda Rohil sangat konsen terhadap pembangunan lapas. Dengan lahan seluas 14,2 hektar ini silahkan digunakan dengan sebaik-baiknya. 

"Ini kita lakukan karena melihat penghuni lapas dari tahun ke tahun semakin bertambah sehingga menjadikan Lapas Kelas II A Bagansiapiapi terpadat di Indonesia," ungkap Bupati. 

Berkat koordinasi dan kerjasama yang baik, katanya, pembangunan lapas baru tepatnya di Ujung Tanjung dikabulkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Lokasi lapas baru ini sangat strategis mudah-mudahan program pembangunan lapas segera terealisasi," harap Suyatno. 

Selain itu, Lapas Kelas II A Bagansiapiapi juga sekaligus meresmikan pelayanan terpadu yang baru selesai dibangun. Menurut Bupati, pelayanan terpadu saat ini menarik, unik dan indah. 

"Ini sangat hebat sekali walaupun kondisi lapas yang kecil namun pelayanannya sangat memuaskan. Ini berbeda sekali dengan lapas-lapas lain yang ada di Riau," tegasnya. Rif

BAGIKAN:
KOMENTAR