• Home
  • Tips Kesehatan
  • Serka Yanuswar Hermana dan Prada Leonardo Sitompul Edukasi Masyarakat Tentang Prokes

Serka Yanuswar Hermana dan Prada Leonardo Sitompul Edukasi Masyarakat Tentang Prokes

Kamis, 19 November 2020 10:45
BAGIKAN:
BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Riau, telah usai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kini menerapkan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman.
 
Tunjuannya, guna mempercepat penanganan covid 19 dalam aspek kesehatan dan sosial 
ekonomi. Namun masyarakat tetap dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
 
Meskipun PSBB telah berakhir, namun masyarakat tetap diimbau tetap memakai masker bila keluar rumah dan ditempat umum, selalu menjaga jarak (Physical Distancing) dan sering mencuci tangan memakai sabun.
 
Hal itu terpantau di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Edikausi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi corona masih terus diterapkan.
 
Masyarakat Kecamatan Bantan, akan dilakukan cek suhu (Thermogun), diwajibkan menggunakan masker dan jaga jarak perorangan.
 
Imbauan juga dilakukan di tempat tempat keramaian, Kamis 19 November 2029, pagi.
 
Bukan hanya tim medis, Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Bengkalis, ikut turun tangan memberikan edukasi kepada masyarakat.
 
Kodim 0303/Bengkalis melalui Koramil 01/Bengkalis terus melakukan patroli mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis,Riau.
 
"Menindaklanjuti arahan Kodim 0303/ Bengkalis dalam aplikasi di lapangan, 
guna memutus mata rantai peredaran covid 19 di Bengkalis" kata Personel Koramil 01/Bengkalis, Serka Yanuswar Hermana dan Prada Leonardo Sitompul bersama Tim Gabungan Mandiri.
 
Koramil 01/Bengkalis, sebagai aparat di wilayahnya, terang Serka Yanuswar Hermana. Memiliki tanggung jawab moril untuk turut memberikan edukasi pemahaman tentang penyebaran covid 19.
 
"Sosialisasi dan imbauan tentunya dilaksanakan secara persuasif dan humanis, dengan harapan warga akan sadar untuk mematui protokol kesehatan," pungkasnya.
 
BAGIKAN:
KOMENTAR