Babinkamtibmas Tingkatkan Peran Keluarga Tekan Kekerasan Anak

Rabu, 19 Oktober 2022 09:31
BAGIKAN:
BENGKALIS - Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Sekampung dan Kelurahan Kota Bengkalis memprogramkan peran serta keluarga untuk dapat menekan angka tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan yang bisa terjadi sewaktu waktu tanpa melihat siapa pun pelaku dan korbannya.
 
Dengan program rumah aman yang bertujuan untuk menurunkan angka kekerasan perempuan dan anak atau tindak pidana lainnya ini telah terbentuk di 21 rumah ketua RT setempat.
 
"Disini saya ditugaskan dan salah satunya adalah meningkatkan peran keluarga agar tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan tidak terjadi," kata Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimbasekampung, Bripka Deri Adrianto, S.Sos, Rabu 19 Oktober 2022.
 
Bentuk kegiatan Bhabinkamtimas yang dilakukan oleh Bripka Deri Adrianto didaerahnya tersebut adalah dengan melakukan penyuluhan langsung kepada para keluarga khususnya kepala keluarga atau orang tua dengan memberikan penjelasan atas peran keluarga dalam menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan dilingkungannya.
 
"Untuk rumah aman di Kelurahan Kota Bengkalis sekitarnya, Bhabinkamtibmas masih terus melakukan sosialisasi kepada RT/RW dan warga setempat agar segera dapat terealisasi," terangnya.
 
Deri mengatakan, dalam kegiatan rumah aman ini, pihaknya terus melakukan penyuluhan Bhabinkamtibmas didampingi dengan tim nya yang terdiri Lurah Rimba Sekampung, Lurah Kota Bengkalis serta Ketua RT/RW setempat bersama-sama turun ke masyarakat untuk memberikan penjelasan kegiatan tersebut sehingga masyarakat atau warganya dapat memahami.
 
"Idealnya, disini peran semua anggota tim dalam menjalankan program peningkatan peran keluarga untuk menekan kekerasan terhadap anak dan perempuan dapat ditekan atau dikurangi hingga tidak terjadi satu kasus pidana," jelas Deri Adrianto.
 
Dengan turunnya langsung Bhabinkamtibmas bersama tim tersebut, maka bila pun terjadi kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan dapat diselesaikan ditingkat keluarga dan tidak perlu sampai naik ke kasus pidananya.
 
BAGIKAN:
KOMENTAR