• Home
  • Hukum & Kriminal
  • Jelang Pilkada, Polres Rohil Gelar Rakor Lintas Sektoral Mantap Praja Lancang Kuning

Jelang Pilkada, Polres Rohil Gelar Rakor Lintas Sektoral Mantap Praja Lancang Kuning

Sabtu, 19 September 2020 20:58
BAGIKAN:
Istimewa

ROHIL - Polres Rokan Hilir (Rohil) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2020 di Gedung Serba Guna Misran Rais, Jalan Utama, Bagansiapiapi, Jumat (18/9) sore.

Rapat dihadiri Wakil Bupati Drs H Jamiludin, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, SH, SIK, Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi,SIP, MI Pol, Anggota DPRD Amansyah, Kajari Gaos Wicaksono, Ketua KPU Supriyanto, Anggota Bawaslu Bidang Penindakan Pilkada Bima, para camat, partai politik, media dan seluruh kapolsek jajaran. 

Dalam paparannya, Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto mengatakan, Rakor lintas sektoral atau rapat eksternal dalam rangka kesiapan stakeholder melaksanakan Pilkada Kabupaten Rohil 2020.

Tujuan Rakor, dijelaskan, untuk menyatukan visi agar koordinasi lebih baik sehingga pelaksanaan Pilkada serentak Kabupaten Rohil 2020 dapat terlaksana dengan baik, sehat, tertib dan damai apalagi pelaksanaan Pilkada tahun ini dalam keadaan bencana pandemi Covid-19.

"Harus ada harmonisasi dan sinkronisasi agar pelaksanaan Pilkada tidak menyebabkan penyebaran Covid-19," kata Kapolres. 

Dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada, terang Kapolres, akan dikerahkan sebanyak 602 personil Polri kemudian dibantu perkuatan pengamanan dari Kodim 0321/Rohil sebanyak 180 personil. Sementara untuk daerah-daerah yang rawan dan aman sudah dipetakan dan pengamanan dilakukan di setiap TPS yang berjumlah 1324.

"Pilkada tahun ini harus tetap mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan walaupun Rohil termasuk dalam kategori rendah penyebaran Covid-19. Bagi siapa saja yang melanggar akan ditindak tegas," tegasnya.

Kemudian Ketua KPU Rohil Supriyanto menjelaskan penyelenggaraan Pilkada tahun ini memasuki masa penetapan Pasangan Calon (Paslon) pada Rabu (23/9) mendatang dan pengundian nomor urut, Kamis (24/9) serta masa kampanye mulai 26 September sampai 5 Desember 2020. 

Dalam pelaksanaannya, sebut Supriyanto, semua Paslon harus tetap mematuhi protokol kesehatan di setiap fase Pilkada dan jika tidak diindahkan maka KPU akan berkoordinasi dengan Bawaslu untuk melakukan penindakan dan ini bisa masuk dalam ranah pidana umum.

Ditambahkan Anggota Panwaslu Rohil Bidang Penindakan Pilkada Bima, sesuai Undang-Undang Pelaksanaan Pilkada No. 01, 08 dan 10 tahun 2015 serta ada penambahan UU dan peraturan yang ada dalam pelaksanaan Pilkada tahun ini yang harus dipatuhi oleh semua Paslon yaitu mematuhi protokol kesehatan. 

"Semua proses pelaksanaan Pilkada di wilayah Rohil dalam pengawasan Bawaslu, semua Paslon harus mematuhi dan mentaati aturan yang sudah di atur KPU," ungkap Bima.

Selanjutnya, Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi mengingatkan seluruh petugas di lapangan harus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) selama Pilkada tahun 2020 ini. Penegakan disiplin harus sesuai tupoksi masing-masing instansi terutama sekali Satgas Covid-19 harus bekerja lebih, dalam menerapkan protokol kesehatan di masa Pilkada ini. 

"Kami siap mendukung dan tetap netral dalam Pilkada. Kalau tidak netral kami siap dihukum," ujar Dandim. 

Kemudian Wakil Bupati Rohil, Drs H Jamiludin memberikan apresiasi atas kinerja Polri dan TNI serta seluruh instansi yang tergabung dalam gugus tugas penanganan Covid-19 Rohil selama ini.

Wabup mengajak seluruh masyarakat Rohil dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan Pilkada dapat terlaksana dengan baik. "Semoga Pilkada tahun ini berjalan sehat, tertib, aman dan damai," tuturnya. Rif

BAGIKAN:
KOMENTAR