Dua Pekerja PT. IBP Dumai Tewas Tertimbun Tangki Cangkang Sawit

Jumat, 06 Juni 2014 00:37
BAGIKAN:
PESISIRONE GROUP
DUMAI, DOC - Kecelakaan kerja kembali menimpa pekerja di perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama (IBP) yang berada di kawasan industri Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Dua pekerja tewas dengan kondisi mengenaskan karena posisi tertimbun tangki cangkang milik perusahaan pengolah minyak Crude Palm Oil (CPO), Kamis (5/6/14) sore tadi. 

Informasi yang didapat dari pekerja di perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama, bahwa kejadian runtuhnya tangki pengolah cangkang itu begitu cepat hingga akhirnya memakan dua korban yang saat itu sedang bekerja dibawahnya. Dua pekerja itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai, namu nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. 

Kondisi tubuh kedua korban yang terhimpit tangki cangkang tersebut cukup mengenaskan. Sebab, kondisi tangki timbun yang didalamnya sedang dalam proses pengolahan cangkang sawit itu menimpa tubuhnya. Pada kejadian itu, pihak perusahaan merasa kuwalahan untuk menyingkirkan tangki timbun berisikan cangkang sawit tersebut.

Humas PT Inti Benua Perkasatama, Purnomo ketika dikonfirmasi malam ini membenarkan adanya insiden runtuhnya tangki cangkang hingga menimpa dua pekerja yang sedang santai di bawah. Ketika disinggung korban jiwa, Purnomo berkilang dengan alasan masih dalam evakuasi dilokasi runtuhnya tangki cangkang tersebut. 

"Benar tadi ada insiden tangki runtuh hingga menimpa pekerja yang sedang duduk di bawahnya. Kita belum bisa memastikan apakah kedua pekerja itu tewas apa tidaknya. Yang jelasnya, dua pekerja itu merupakan sub kontrak perusahaan PT. IBP sendiri. Kita masih evakuasi dilokasi tangki," tutup Purnomo kepada wartawan. 

Informasi yang berhasil dirangkum dilapangan, sejauh ini pihak petugas kepolisian dan dibantu perusahaan Pelindo masih dalam evakuasi runtuhnya tangki cangkang tersebut. Sementara untuk nama dua orang pekerja itu masih tertutup untuk publik hingga kapan akan diumumkannya.(soehadi)
BAGIKAN:
KOMENTAR